Pada musim semi 1998, sebuah lagu yang ditampilkan dalam soundtrack City of Angels memikat dunia. 'Iris' dari Goo Goo Dolls mendominasi tangga lagu segera setelah peluncurannya dan, 26 tahun kemudian, pada November 2024, akhirnya mencapai sertifikasi berlian RIAA, menandai 10 juta unit album yang setara terjual. Hari ini, lagu tersebut menonjol di antara lagu pop terbaik Billboard tahun 1992-2012. Namun perjalanan menciptakan 'Iris' penuh dengan putaran tak terduga dan perjuangan kreatif.

Goo Goo Dolls Iris
'Iris' dari soundtrack 'City of Angels' menjadi lagu pop yang menentukan tahun 1998

Johnny Rzeznik telah mengalami kesuksesan luar biasa pada tahun 1997. Single sebelumnya 'Name' menerima nominasi Grammy dan membawa band ke ketenaran internasional. Namun kesuksesan membawa bebannya sendiri. Rzeznik jatuh ke dalam kebuntuan kreatif yang serius, tidak mampu menulis lagu-lagu yang sejajar dengan kualitas hitnya. Dia takut puncak artistiknya telah berlalu, mencari inspirasi baru dengan putus asa.

Inspirasi itu datang dari film City of Angels yang dibintangi Nicolas Cage, romance yang berpusat pada malaikat yang bersedia mengorbankan keabadian untuk menjadi manusia demi cinta. Melihat Seth (karakter Cage) mengorbankan kehidupan abadi untuk wanita fana, Rzeznik menemukan musinya. Saat menukar yang tak terbatas dengan yang terbatas, keputusasaan cinta manusia—ini menjadi 'Iris'.

1998 City of Angels soundtrack
Terinspirasi oleh premis utama film, Rzeznik menyelesaikan 'Iris'

Judul lagu berasal dari sumber yang tidak terduga. Saat membaca LA Weekly, Rzeznik memperhatikan artikel tentang penyanyi folk Iris DeMent, seorang musisi legendaris yang namanya sendiri terasa puitis dan bergema. Dia meminjam nama tersebut, dan kata 'iris'—berarti mata manusia—menangkap tema lagu dengan sempurna: mata sebagai ekspresi emosi yang paling jujur.

"Konsep malaikat yang melepaskan keabadian untuk menjadi manusia mewakili kesediaan kita sendiri untuk meninggalkan kesempurnaan dan terjun ke dalam cinta yang tidak sempurna."
— Johnny Rzeznik

'Iris' mendominasi tangga lagu segera setelah peluncurannya pada April 1998. Lagu tersebut mencapai nomor 9 di Billboard Hot 100, menghabiskan lima minggu di nomor 1 di Lagu Alternatif, dan mempertahankan nomor 1 di Hot 100 Airplay selama 18 minggu berturut-turut. Secara global, lagu tersebut melampaui 5 miliar streaming, dengan lebih dari 2 miliar hanya di Spotify. Produksi halus Rob Cavallo, dikombinasikan dengan permainan gitar Rzeznik yang lembut dan vokal berdedikasi, menciptakan apa yang dikatakan kritikus sebagai balada yang sempurna. Lagu ini menerima nominasi Grammy untuk Record of the Year dan Song of the Year, akhirnya mengamankan tempatnya di antara lagu pop terbaik Billboard era 1992-2012.

5M+
Total Streaming
2M+
Streaming Spotify
26 Tahun
hingga Sertifikasi Berlian

Jalan menuju sertifikasi berlian 2024 memakan waktu 26 tahun karena standar industri berkembang. Sertifikasi awal hanya menghitung penjualan fisik; era streaming memperkenalkan metrik baru yang menggabungkan penjualan dan streaming. 'Iris' telah melampaui standar berlian puluhan tahun sebelumnya, tetapi pengakuan resmi menunggu transformasi sistem. Pada November 2024, RIAA akhirnya memberikan sertifikasi berlian platinum kepada 'Iris', secara resmi mengakuinya sebagai karya agung yang abadi.

Related YouTube Shorts

Hari ini, 26 tahun setelah peluncurannya, 'Iris' tetap menjadi salah satu balada yang paling banyak di-streaming sepanjang masa. Ini berfungsi sebagai lagu pernikahan untuk generasi yang lebih tua, himne koneksi emosional untuk remaja, dan sampel utama untuk pembuat TikTok dan YouTube Shorts. Mengapa malaikat ingin menjadi manusia—dan mengapa kita semua mengorbankan kesempurnaan kita sendiri demi cinta—tetap menjadi pertanyaan abadi yang dijawab 'Iris' dengan paling indah.