Pada 7 Oktober 2013, sesuatu yang tidak terduga terjadi di dunia musik. Pitbull, yang dikenal karena reggaeton dan rap, dan Kesha, terkenal karena dance-pop elektronik, bersatu dalam satu lagu. Dan tema yang mereka pilih lebih unik lagi. 'Timber', yang melakukan sampling lagu harmonika 1978 'San Francisco Bay' oleh maestro harmonika Israel Lee Oskar, mendominasi chart global di awal 2014.

Kebangkitan Harmonika Old School
Alasan 'Timber' revolusioner terletak pada produksinya. Diciptakan oleh Dr. Luke, Cirkut, dan Sermstyle bersama, lagu ini menumpuk nada hangat harmonika di atas beat elektronik modern. Melodi harmonika yang diambil dari 'San Francisco Bay' Lee Oskar berpadu sempurna dengan lirik repetitif tentang menggergaji pohon di hutan, menciptakan sensibilitas unik.
Terutama penting untuk diperhatikan bahwa BPM lagu ini adalah 130. Tim produksi dengan hati-hati mengatur trek sehingga kehangatan harmonika bertahan dalam beat dansa yang cepat. Ini adalah keseimbangan sempurna yang bisa memuaskan audiens yang ingin menari di klub dan masyarakat luas.

Penjualan Minggu Puncak 442.000 Salinan
Dirilis pada Oktober 2013, 'Timber' membangun momentum secara bertahap sebelum melambung di Januari 2014. Ini mencapai tiga minggu berturut-turut di #1 di chart AS, sempurna mendirikan dirinya sebagai hymn pertama tahun ini. Penjualan minggu puncak mencapai 442.000 salinan, yang merupakan salah satu angka penjualan mingguan tertinggi pada saat itu.
Kesuksesan lagu tidak terbatas pada pencapaian chart. 'Timber' menunjukkan betapa luasnya daya tarik dance-pop dan musik elektronik. Lirik jelas Pitbull dan hook yang catchy milik Kesha menerima rotasi radio yang tak terbatas, dan lagu meledak dalam popularitas di platform streaming dan di klub.

"Harmonika tidak mati. Itu berbunyi di klub."— Penilaian kritikus musik
Kelahiran Fandom Global
'Timber' menjadi hit global yang melampaui batas. Ini mendominasi chart di berbagai negara termasuk Inggris, Australia, Kanada, Jerman, Irlandia, dan Italia, dengan respons khusus yang kuat di pasar Eropa. Alasan lain mengapa lagu ini bisa berhasil adalah daya tarik universalnya.
Pitbull sudah menjadi artis yang diakui secara internasional, dan Kesha adalah ratu dance-pop dengan basis penggemar sendiri. Namun kesuksesan 'Timber' bukanlah sekadar jumlah dari dua basis penggemar ini. Suara baru harmonika dan harmoni EDM mengumpulkan audiens yang sama sekali baru.